Kelly Baker adalah ibu dari tiga anak, nenek dari sembilan cucu dan baru saja dikaruniai satu orang cicit. Memiliki keturunan sebanyak itu, usia Kelly bahkan belum mencapai paruh baya karena ia masih 28 tahun.
Bukan karena ia menikah di usia yang masih sangat muda, tapi karena Kelly menikahi pria yang lebih tua 40 tahun darinya. Ya, menikah dengan pria 68 tahun membuatnya sudah memiliki banyak anak dan cucu di usia yang masih belia. Tapi tentu saja anak, cucu dan cicitnya bukanlah darah dagingnya sendiri.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
Kelly adalah ibu tiri dari tiga anak yang usianya bahkan lebih tua darinya. Derek berumur 45, Tracey 44 dan Lorraine 38. Cucu pertamanya, Layla, hanya lebih muda tiga tahun dari usianya. Perbedaan usia yang sangat jauh ini tentu membuat banyak orang mengernyitkan dahi dan memandangnya aneh. Namun Kelly mengaku pernikahannya tetap berjalan normal seperti pasangan pada umumnya.
"Kami seperti pasangan pada umumnya saja, sungguh," kata Kelly, seperti dikutip dari Mirror.
Ada kalanya wanita berambut ikal ini merasa risih dan tersinggung saat menyadari ada orang-orang yang memandangi dan berbisik membicarakan pasangan beda usia ini. Kelly juga kadang merasa sakit hati mendengar cibiran orang. Untungnya sang suami, Bob, meyakinkannya untuk tidak terlalu khawatir.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
"Aku berusaha sekeras mungkin untuk tidak memedulikannya tapi kadang itu sulit. Komentar bernada sinis seperti, 'Apa dia tidak terlalu tua untuk jadi kakeknya?' itu yang paling menyakitkan. Bob berkata padaku untuk tidak menanggapnya serius," ujar wanita yang telah menikah selama tujuh tahun ini.
Kelly baru berusia 21 tahun saat bertemu Bob yang telah menduda. Awalnya, Bob mengencani salah seorang temannya yang juga berusia 20-an tahun. Mereka pun berkenalan. Pada pandangan pertama, Kelly langsung suka dengan mata biru Bob yang bercahaya. Setelah Bob putus dari temannya, Kelly mendapat telepon dari pria tersebut. Lalu mereka bertemu, kencan dan memutuskan untuk berpacaran.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
sumber: detik.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com

No comments:
Post a Comment