Wednesday, November 27, 2013

Era Baru Polwan, Tak Lagi Lepas Jilbab di Kantor

Jakarta - Selasa pagi (26/11/2013) ada yang tampak berbeda pada apel di jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya. Beberapa polisi wanita (polwan) tampak mengenakan jilbab. Salah satunya Inspektur Satu (Iptu) Iptu Dina Santi, 34 tahun.

Polwan wanita yang menjabat Pamin Anev Bag Bin Opsnal Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini mengenakan jilbab putih model kerudung. Jilbab putih itu dimasukkan rapi ke dalam seragam dinasnya.



http://www.campaign.com
http://www.campaign.com

Dia mengenakan celana panjang berwarna cokelat tua. “Baru hari ini saya pakai jilbab untuk dinas, tapi sehari-hari saya memang sudah berjilbab sejak menikah tahun 2007,” kata Dina saat ditemui detikcom, Selasa (26/11).

Berjilbab memang datang dari keinginan hati Dina sebagai seorang muslimah. Namun, pekerjaannya sebagai polwan tak ada ketentuan yang membolehkan penutup aurat ketika berseragam dinas. Alhasil dia sering kali melakoni buka-pasang jilbab, terutama sejak ia ditugaskan di Satuan Lantas, empat tahun terakhir.

http://www.campaign.com
http://www.campaign.com

Pada awal karirnya, Dina ditempatkan di bagian Reserse Krimsus yang berpakaian bebas sehingga masih bisa berjilbab setiap hari. “Saat itu ya kalau pakai seragam dinas saja baru buka jilbab. Setelah di Lantas ini, ya tiap kali pulang pergi pakai jilbab begitu di kantor pakai pakaian dinas jilbabnya dibuka lagi. Jadi buka pasang,” tutur dia.

Ucapan Dina dibenarkan rekannya Iptu Tiem, 46 tahun. Tiem juga termasuk yang suka "bongkar pasang" jilbab. Sudah sejak 2005 dia mengenakan jilbab dalam kesehariannya. Berangkat dari rumah ia masih berjilbab, sampai di kantor di buka kembali.

sumber: detik.com

http://www.campaign.com
http://www.campaign.com

No comments:

Post a Comment